Rabu, 16 Oktober 2013

PAKETPOS

Pengiriman Barang Hemat Dengan Jaringan Terluas dan Standar Internasional
Gunakan PAKETPOS untuk mengirimkan barang-barang berharga Anda, kemanapun tujuannya sesuai keinginan Anda. PAKETPOS adalah layanan hemat untuk pengiriman barang-barang berharga dalam cakupan nasional maupun internasional.

Jenis layanan PAKETPOS :

PAKETPOS STANDAR DALAM NEGERI
Layanan hemat untuk pengiriman barang dalam negeri.
PAKETPOS STANDAR LUAR NEGERI
Layanan hemat untuk pengiriman barang luar negeri.
PAKETPOS KILAT KHUSUS
Layanan prioritas pengiriman barang untuk kota tujuan tertentu di Indonesia. Garansi waktu tempuh kiriman dan ganti rugi jika terjadi keterlambatan.
PAKETPOS PERLAKUAN KHUSUS
Layanan pengiriman barang dengan perlakuan khusus tersebut, dapat disesuaikan dengan permintaan pelanggan seperti permintaan : Berita Terima, Reporting, Track and Trace, Pick Up Service, Inserting dan Pra Posting.

Keunggulan

  • Dijamin penyerahan kiriman PAKETPOS KILAT KHUSUS ke alamat tujuan, maksimal H+4 di seluruh Indonesia.
  • Tarif ekonomis dan kompetitif.
  • Informasi layanan, tarif dan jaringan kiriman PAKETPOS
  • Jaminan ganti rugi atas ketepatan waktu penyerahan barang dan keamanan isi kiriman.
  • Jaringan PAKETPOS KILAT KHUSUS terintegrasi dan terkoneksi dengan sistem teknologi informasi yang memungkinkan status kiriman lebih mudah dilacak dan diketahui.
  • Jaringan pengiriman barang melalui PAKETPOS KILAT KHUSUS menjangkau seluruh Indonesia (182 kota/ kabupaten) dan terus dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan dan harapan masyarakat.
  • Pick up service disediakan bagi pengiriman barang dengan PAKETPOS dalam jumlah tertentu. Demikian juga, layanan tambahan dapat diberikan sesuai dengan kebutuhan pelanggan bisnis, antara lain berupa : Penyesuaian jangkauan pelayanan atau Standar Waktu Penyerahan, Pick Up Service, Bukti Pengeposan, Berita Acara Penyerahan Barang, Jejak Lacak, Garansi, Ganti Rugi, Reporting atau investigasi yang sifatnya customized by contract dengan tarif negotiable
Dikutip Dari http://www.posindonesia.co.id/index.php/produk/surat-dan-paket/paketpos
Beberapa Tips Untuk Pelanggan Kantor POS



1. Untuk mengetahui tarif kiriman yang tidak menggunakan Prangko bagaimana caranya ? Misalnya Kilat Khusus, Kiriman EMS Dokumen, EMS Barang, Weselpos dan Kiriman PaketAnda tinggal mencari "Tarif Kiriman" selanjutnya tinggal memilih produk apa yang akan digunakan, dengan mengisi/mencari kota asal - kota tujuan dan perkiraan berat/besar uang untuk dokumen / barang maupun uang.
2.  Bagaimana mencari Kodepos di suatu kota hanya mengetahui nama jalan, nama desa (ds), nama kampung (kp), nama kelurahan (kel) tanpa mengetahui nomer rumah dan RT/RW ?
     Silahkan memasukkan nama jalan atau nama desa (ds) atau nama kampung (kp) atau nama kelurahan (kel) pada "lokasi" dan "kota" dimana yang akan dicari. Selanjutnya tekan "cari"
3.  Bagaimana cara mencari alamat kantor pos terdekat di kota anda?
     Tekan tombol "Kantor Pos" pada menu di atas maka akan muncul jendela baru yang berisi pilihan :
     Pilih Propinsi           :
     Kodepos                  :
     Nama Kantor           :
     Alamat Kantor         :
     Silakan anda pilih salah satu, beberapa atau semua kriteria dengan data yang sesuai / valid. Jika anda ingin mencari cepat, silakan langsung mengisi nama kota pada isian Nama Kantor. Lalu tekan tombol "Cari Data".
4.  Bagaimana cara melacak kiriman?
     Pilih Jenis Produk di sudut kiri atas website ini, masukkan Nomor Kiriman anda lalu tekan tombol "Cari". Anda dapat melakukan pencarian maksimal 10 kiriman sekaligus.


 Konsultan Sertifikasi ISO 9001, ISO 14001, ISO 17025, ISO 22000 dan OHSAS

Konsultan Sertifikasi ISO Indonesia Phitagoras memberikan jasa konsultasi sertifikasi ISO dan training penerapan ISO SERIES sebagai berikut:
  1. Konsultan Sertifikasi ISO 9001:2008 & Training Sistem Manajemen Mutu ISO 9001: 2008 dan
  2. Konsultan Sertifikasi ISO 14001 & Training Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001:2004
  3. Konsultan Sertifikasi ISO 22000 dan Training penerapan  Sistem Manajemen Keamanan Pangan berdasarkan ISO 2002:2005
  4. Training OHSAS 18001:2007 dan Konsultan OHSAS 18001:2007
  5. Training ISO 17025:2005 dan Konsultan penerapan  Sistem Manajemen Laboratorium ISO berdasarkan 17025:2005
  6. Training ISO 17020 dan Konsultan penerapan  Sistem Manajemen Lembaga Inspeksi berdasarkan ISO 17020
  7. Training ISO 15189 dan Konsultan penerapan  Sistem Manajemen Laboratorium Medik/Klinik berdasarkan ISO 15189

Jasa yang diberikan oleh Konsultan Sertifikasi ISO

1. Persiapan dan Kick off Meeting.
2. Preliminary Assessment
3. Training: Pengenalan dan penyusunan Dokumentasi, Internal Audit
4. Konsultasi Implementasi ISO, sesuai jadwal yang disepakati bersama
5. Trial-audit
6. Pendampingan Audit Sertifikasi
Kami sudah berpengalaman dalam memberikan jasa konsultasi sertifikasi ISO dan training ISO di berbagai perusahaan dari berbagai industri seperti: Oil & Gas, Manufacturing, Pharmaceutical, Chemical & Petrochemicals, Engineering, Mining, Construction, Building Management, Information Technology, Food & Beverages, University / Education, Water Supply, Pulp & Papers, Laboratories, Services, etc
Untuk informasi lebih lanjut mengenai jasa konsultan sertifikasi ISO, silahkan mengisi form dibawah ini. Tim marketing kami akan segera menghubungi bapak/ibu.
Phitagoras sudah disertifikasi ISO 9001:2008 oleh Bureau veritas certification, dengan no sertifikat: 234258
Logo_certification_iso
Dikutip Dari http://phitagoras.co.id/sertifikasi-iso.html
Consultancy Program
Apa Itu Manajemen Kinerja ?

Kata Manajemen Kinerja merupakan penggabungan dari kata manajemen dan kinerja. Manajemen berasal dari kata to manage yang berarti mengatur. Menurut George R Terry dalam bukunya Principles of Management, Manajemen merupakan suatu proses yang menggunakan metode ilmu dan seni untuk menerapkan fungsi-fungsi perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengendalian pada kegiatan-kegiatan dari sekelompok manusia yang dilengkapi dengan sumber daya/faktor produksi untuk mencapai tujuan yang sudah ditetapkan lebih dahulu, secara efektif dan efisien. Sedangkan menurut John R Schermerhorn Jr dalam bukunya Management, manajemen adalah proses yang mencakup perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengendalian terhadap penggunaan sumber daya yang dimiliki, baik manusiadan material untuk mencapai tujuan.
Dari beberapa definisi manajemen yang diberikan oleh para ahli, dapat disimpulkan manajemen mencakup tiga aspek, yaitu:
a. Pertama : manajemen sebagai proses
b. Kedua : adanya tujuan yang telah ditetapkan
c. Ketiga : mencapai tujuan secara efektif dan efisien
Kata kinerja merupakan singkatan dari kinetika energi kerja yang padanannya dalam bahasa Inggris adalah performance, yang sering diindonesiakan menjadi kata performa. (Wirawan, 2009)
Pengertian Kinerja menurut beberapa ahli adalah sebagai berikut: (Veithzal Rivai dan Ahmad Fawzi, 2005)
  1. Kinerja merupakan seperangkat hasil yang dicapai dan merujuk pada tindakan pencapaian serta pelaksanaan sesuatu pekerjaan yang diminta (Stolovitch and Keeps, 1992)
  2. Kinerja merupakan salah satu kumpulan total dari kerja yang ada pada diri pekerja (Griffin, 1987)
  3. Kinerja merupakan suatu fungsi dari motivasi dan kemampuan. Untuk menyelesaikan tugas atau pekerjaan seseorang harus memiliki derajat kesediaan dan tingkat kemampuan tertentu. Kesediaan dan ketrampilan seseorang tidaklah cukup efektif untuk mengerjakan sesuatu tanpa pemahaman yang jelas tentang apa yang akan dikerjakan dan bagaimana mengerjakannya (Hersey and Blanchard, 1993)
  4. Kinerja merujuk kepada tingkat keberhasilan dalam melaksanakan tugas serta kemampuan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Kinerja dinyatakan baik dan sukses jika tujuan yang diinginkan dapat tercapai dengan baik (Donelly, Gibson and Ivancevich, 1994)
  5. Kinerja sebagai kualitas dan kuantitas pencapaian tugas-tugas, baik yang dilakukan oleh individu, kelompok maupun perusahaan (Schermerhorn, Hunt and Osborn, 1991)
  6. Kinerja sebagai fungsi interaksi antara kemampuan (Ability=A), motivasi (motivation=M) dan kesempatan (Opportunity=O) atau Kinerja = Æ’(A x M x O); artinya: kinerja merupakan fungsi dari kemampuan, motivasi dan kesempatan (Robbins,1996)                                                             Dikutip dari http://dwiiba.wordpress.com/manajemen-kinerja/

Samsung Target Pasarkan 500 Juta Unit Ponsel Di Tahun 2013


Sejak kesuksesannya menggungguli Apple dan Nokia sebagai pembuat smartphone terbesar di dunia, rasanya tak mengherankan kalau Samsung makin berambisi untuk memasang target yang jauh lebih besar lagi di tahun depan. Pasalnya dengan infra struktur dan sumber daya yang dimilikinya, Samsung tetap berkeyakinan untuk terus merajai singgasana pasaran smartphone dunia.
Sementara menurut berita yang dilansir oleh Korea Times, dikabarkan setidaknya akan ada 500 juta unit ponsel yang bakal dipasarkan Samsung di tahun 2013 mendatang. Adapun dengan target yang besar seperti itu, seandainya nanti bisa terealisasi dengan baik, rasanya akan benar-benar sulit khususnya bagi para pesaing Samsung untuk mengejar ketertinggalannya.
Pada tahun 2013 nanti, tampaknya Samsung masih akan terus mengembangkan jajaran produk Galaxy-nya yang berkonsentrasi pada perangkat Android. Namun kehadiran Windows Phone yang menjadi perhatian tersendiri bagi Samsung saat ini, membuat banyak analis yang memprediksi kalau Samsung nantinya bakal beralih juga untuk mengembangkan jajaran perangkat berbasis Windows Phone pada akhirnya.
Tahun 2013 dapat diperkirakan bakal menjadi tahun yang menarik bagi industri ponsel terutama persaingan kekuatan paltform antara Android, Windows Phone, Apple iOS dan BlackBerry 10. Hm, lalu bagaimana perkembangan selanjutnya? Ya, Kita lihat saja nanti!

Dikutip dari http://www.beritateknologi.com/samsung-target-pasarkan-500-juta-unit-ponsel-di-tahun-2013/

Senin, 23 September 2013

MEMBUAT PRESENTASI DENGAN PREZI 

Sudah tidak asing lagi dengan Microsoft Powerpoint yang jadi andalan untuk merancang presentasi bukan? Pernah merasa jenuh dengan tampilan presentasi yang dibuat dengan aplikasi tersebut? Jika iya, kamu bisa coba aplikasi presentasi Prezi.

Prezi adalah aplikasi presentasi yang memungkinkan kamu untuk membuat presentasi dengan satu kanvas. Dengan demukian, memberikan keluasaan merancang presentasi dengan segala kreativitas dan imajinasi tanpa dibatasi oleh slide. Untuk berpindah dari suatu topik ke topik lainnya, Prezi menggunakan sistem garis edar atau disebut “Path”. Path inilah yang digunakan untuk mengatur perpindahan antara satu objek ke objek lainnya didalam kanvas. Perpindahan tersebut tidak hanya terjadi secara linier, tapi juga bisa memunculkan efek zooming

Sebagai aplikasi presentasi pada umumnya seperti Powerpoint, Prezi juga memberikan fasilitas untuk memasukkan gambar, video, beberapa shapes dan ilustrasi seperti diagram. Masalah template, Prezi juga memberikan template menarik. Fitur lainnya adalah fasilitas import untuk converter konten di Powerpoint menjadi konten didalam Prezi. Jadi kamu tidak repot lagi membuat dari awal. 

Untuk memanfaatkan efek zooming, disarankan gambar background yang digunakan memiliki resolusi minimal 3000 pixel. Untuk background, bisa memakai 3 layer gambar berbeda. Ada pula “Prezi Meeting” yang memungkinkan kamu untuk membuat presentasi secara bersama-sama dengan orang lain secara online asal setiap orang memiliki akun Prezi. Fitur ini tentu sangat membantu kamu dalam membuat presentasi secara berkelompok.

Aplikasi Prezi tersedia secara online dan offline (Prezi Desktop). Selain akun berbayar Prezi memberikan lisensi “Free” dengan fasilitas penyimpanan 100Mb. Prezi desktop ber-akun gratis bisa kamu gunakan selama 30 hari. Ada pula lisensi “Student & Teacher” untuk pemakaian gratis dan diberikan penyimpanan online sebesar 500Mb, tapi untuk versi desktopnya tetap 30 hari. Tidak hanya di Windows, aplikasi Prezi juga dapat digunakan pada device OS Mac dan iPad.

Untuk penyimpanan dokumen, file Prezi memiliki ekstensi “.pez” tapi bisa juga disimpan dalam aplikasi Flash. Sayangnya hasil export file cukup besar. Paling rendah bisa mencapai 40Mb. Untuk pencetakan dokumen, Prezi akan mengubahnya menjadi file pdf. Setiap halaman yang tercetak mewakili setiap path objek dalam presentasi Prezi.

Jika kamu lebih berminat pada versi desktopnya, maka beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum kamu menginstallnya. Pastikan di komputer kamu sudah terinstall Adobe Air, Flash Player, dan disable sistem firewall. Intallernya sebesar 127Mb, dan dapat di unduh disini dan untuk mendaftar akun Prezi, dapat dilakukan di website resmi Prezi.
Sceenshoot 





KONSEP DASAR UTANG (KEWAJIBAN)

DEFINISI UTANG
Statement of Financial Concepts No. 3 mendefinisikan utang sebagai pengorbanan manfaat ekonomis yang mungkin terjadi di masa yang akan datang yang timbul dari kewajiban yang ada dari suatu entitas tertentu untuk mentransfer aktiva atau memberikan jasa ke entitas lainnya di masa yang akan datang sebagai akibat transaksi atau kejadian di masa lalu.

KARAKTERISTIK DASAR UTANG
  • Kewajiban itu harus ada pada saat ini. Saat ini yaitu yang dilihat muncul dari beberapa transaksi atau kejadian masa lalu. Ini mungkin berasal dari akuisi barang atau jasa, dari kerugian yang telah diderita dimana perusahaan berkewajiban untuk itu, atau dari perkiraan kerugian di mana perusahaan mempunyai kewajiban untuk dirinya sendiri.
  • Kewajiban yang setara atau konstruktif harus dimasukkan jika hal itu didasarkan pada keperluan untuk membuat pembayaran masa depan guna mempertahankan hubungan bisnis yang baik atau jika hal itu sesuai dengan praktik bisnis yang normal.
  • Harus tidak ada atau sedikit kebebasan untuk menghindari pengorbanan masa depan. Tidak perlu bahwa jumlah kewajiban itu diketahui secara pasti selama kewajiban masa depan itu mungkin sekali.
  • Lazimnya harus ada nilai jatuh tempo yang dapat ditentukan oleh estimasi layak akan diwajibkan pada suatu waktu tertentu di masa depan, sekalipun ketentuan waktu yang tepat belum diketahui saat ini.
  • Biasanya, pihak yang dibayar harus diketahui atau dapat diidentifikasikan baik secara spesifik atau sebagai suatu kelompok.
KEWAJIBAN JANGKA PENDEK
Kewajiban jangka pendek adalah kewajiban yang diharapkan akan dilunasi dalam waktu satu tahun atau satu siklus operasi normal perusahaan, mana yang lebih lama, antara lain meliputi:
  • Pinjaman bank dan pinjaman lainnya.
    Jika suatu pinjaman dilunasi sesuai dengan jadual yang disetujui oleh kreditur, maka pinjaman tersebut diklasifikasikan sesuai dengan jadual pelunasannya, dengan mengabaikan hak kreditur untuk meminta pembayaran sewaktu waktu.
  • Bagian kewajiban jangka panjang yang akan jatuh tempo dalam waktu satu tahun sejak tanggal neraca, dengan pengecualian seperti tersebut pada paragraf 22.
  • Hutang usaha dan biaya yang masih harus dibayar.
  • Uang muka penjualan.
  • Hutang pembelian aktiva tetap, pinjaman bank dan rupa-rupa hutang lainnya
    yang harus diselesaikan dalam waktu satu tahun .
  • Penyisihan kewajiban pajak.
  • Hutang dividen.
  • Pendapatan yang ditangguhkan dan uang muka dari pelanggan.
  • Kewajiban kontinjen (sehubungan dengan Pernyataan Standar Akuntansi
    Keuangan No. 8 tentang Kontinjensi dan Peristiwa Setelah Tanggal Neraca).
Bagian kewajiban jangka panjang yang akan jatuh tempo dalam waktu satu tahun setelah tanggal neraca dapat tidak diklasifikasikan sebagai kewajiban jangka pendek jika perusahaan bermaksud untuk membiayai kembali (refinance) kewajiban tersebut dengan pendanaan jangka panjang dan terdapat jaminan bahwa perusahaan akan mampu melakukannya. Kemampuan perusahaan tersebut ditunjukkan dengan adanya:
  • penerbitan modal saham atau kewajiban (obligation) jangka panjang baru
    setelah tanggal neraca; atau
  • perjanjian pendanaan yang tidak dapat dibatalkan dan tidak akan jatuh tempo
    dalam satu tahun setelah tanggal neraca serta kreditur atau investor yang
    bersangkutan mempunyai kemampuan keuangan untuk memenuhi perjanjian
    tersebut.

Jika bagian kewajiban jangka panjang yang akan jatuh tempo dalam waktu satu
tahun setelah tanggal neraca tidak diklasifikasikan sebagai kewajiban jangka pendek, maka jumlah kewajiban tersebut dan persyaratan pendanaan kembali harus diungkapkan.
PENGAKHIRAN UTANG
  • Pelunasan Utang
  • Menarik Obligasi
  • Restukturisasi Utang

Jumat, 01 Januari 2010

Akuntansi Biaya (Konsep Dasar)

Pengertian dan Tujuan Akuntansi Biaya

Akuntansi biaya merupakan alat manajemen dalam memonitor dan merekam transaksi biaya secara sistematis, serta menyajikan informasi biaya dalam bentuk laporan biaya. Pada awal nya akuntansi biaya hanya ditujukan untuk penentuan harga pokok produk atau jasa yang dihasilkan, namun karena semakin pentingnya biaya non produksi, yaitu biaya pemasaran dan administrasi umum, akuntansi biaya saat ini ditujukan untuk menyajikan informasi biaya bagi manajemen baik biaya produksi maupun non produksi. Oleh karena itu akuntansi biaya dapat digunakan pada perusahaan manufaktur maupun non manufaktur.
Tujuan atau manfaat akuntansi biaya adalah menyediakan salah satu informasi yang diperlukan menejemen dalam mengelola perusahaan, yaitu informasi biaya yang bermanfaat untuk:
  • Perencanaan dan pengendalian biaya.
  • Penentuan harga pokok produk atau jasa yang dihasilkan perusahaan dengan tepat dan teliti.
  • Pengambilan keputusan oleh menejemen.
Hubungan Akuntansi Keuangan dengan Akuntansi Biaya
Tujuan akuntansi keuangan adalah sebagai alat yang membantu dalam menjalankan fungsi, alat komunikasi dan pertanggung-jawaban dari menejemen kepada berbagai pihak yang menggunakan laporan keuangan, sesuai kepentingan masing-masing pemakai.
Keterbatasan akuntansi keuangan bagi menejemen, khususnya untuk perusahaan manufaktur, adalah:

  • Untuk penentuan harga pokok berbagai jenis produk atau berbagai jasa yang dihasilkan perusahaan.
    Akuntansi keuangan hanya mengumpulkan total biaya untuk menghasilkan berbagai jenis produk dan berbagai jenis produk. Oleh karena itu untuk tujuan penentuan harga pokok, akuntansi keuangan tidak dapat menjanjikan informasi yang memadai.
  • Untuk menyusun perencanaan dan mengendalikan biaya.
    Dengan akuntansi keuangan kurang dapat disusun perencanaan biaya secara teliti dan tepat. Perencanaan harus dihubungkan dengan jenis biaya, jumlah biaya, di mana biaya akan terjadi, dan siapa yang bertanggung-jawab atas biaya tersebut.
    Pengendalian biaya harus dihubungkan dengan penyimpangan antara realisasi dengan yang telah direncanakan. Pengendalian harus dihubungkan dengan jenis biaya yang menyimpang, jumlah penyimpangan, di mana terjadi penyimpangan, penyebab penyimpangan, dan siapa yang bertanggung-jawab terhadap penyimpangan tersebut.
    Dengan demikian akuntansi keuangan yang hanya menyajikan total biaya kurang dapat dipakai sebagai alat perencanaan dan pengendalian biaya.
  • Untuk pengambilan keputusan yang berhubungan dengan biaya. Pengambilan keputusan berhubungan dengan pemilihan beberapa alterantif dalam perencanaan kegiatan perusahaan yang mempertimbangkan, mengukur akibat dari alternatif yang dapat diambil. Untuk itu biaya relevan harus digunakan dalam pengambilan keputusan tersebut yang umumnya berhubungan dengan biaya yang akan datang. Akuntansi keuangan berfungsi mencatat transaksi keuangan historis yang hanya dapat dipakai sebagai dasar melakukan prediksi.
Penggolongan Biaya
  • Penggolongan Biaya sesuai dengan Fungsi Pokok dari Kegiatan/Aktivitas Perusahaan (Cost Classified Accourding to the Function of Business Activity)
  • Penggolongan Biaya sesuai dengan Periode Akuntansi di mana Biaya akan Dibebankan
  • Penggolongan Biaya sesuai dengan Tendensi Perubahannya terhadap Aktivitas atau Kegiatan atau Volume
  • Penggolongan Biaya sesuai dengan Obyek atau Pusat Biaya yang dibiayai
  • Penggolongan Biaya untuk Tujuan Pengendalian Biaya
  • Penggolongan Biaya sesuai dengan Tujuan Pengambilan Keputusan

Mudah Mengerjakan Akuntansi dengan Excel

Jurnal
Di dalam praktek pembukuan yang sesungguhnya, pencatatan pertama kali dari suatu transaksi dilakukan dalam jurnal. Jurnal adalah daftar atau tempat mencatat semua bukti transaksi secara kronologis dengan menyebutkan perkiraan yang harus didebit dan perkiraan yang harus dikredit. Bentuk jurnal ada bermacam-macam, salah satu diantaranya adalah jurnal berlajur dua yang dikenal dengan nama jurnal umum atau jurnal standart.
Dalam komputer yaitu program excel kita harus menuliskan dahulu nomor-nomor rekening dan nama-nama rekening yang digunakan perusahaan. Hal ini diperlukan karena untuk penulisan nomor rekening pada jurnal harus mengkopi dari nomor-nomor rekening yang terdahulu. Untuk mengkopi kita menggunakan sel tunjuk. Jadi tahap pertama sebelum mencatat dalam jurnal adalah membuat daftar yang berisi nomor rekening dan nama rekening sebagai berikut :

NO.REK NAMA REKENING
111 Kas
112 Piutang Usaha
114 Supplies kantor
115 Asuransi dibayar dimuka
121 Tanah
dst
Tahap selanjutnya adalah membuat jurnal umum dengan kolom-kolom sebagai berikut :
PERUSAHAAN X
JURNAL UMUM
BULAN : ……………..
TANGGAL BUKTI URAIAN NO.REK DEBIT KREDIT




Rekapitulasi, Saldo Akhir dan Penyesuaian
Dalam proses akuntansi setelah mencatat transaksi dalam jurnal kemudian memposting ke buku besar, dan membuat rekap. Namun dalam program excel setelah mencatat transaksi dapat langsung membuat rekapitulasi tanpa memposting ke buku besar terlebih dahulu. Hal ini akan meringankan beban pekerja dalam membuat pembukuan. Adapun kolom-kolom yang diperlukan adalah :

NO.REK DEBIT KREDIT SALDO AWAL


Dalam mengisi sisi kolom debit maupun kredit harus mengacu pada jurnal yang kita buat. Dari keenam kolom yang ada pada jurnal yang digunakan sebagai acuan hanya tiga kolom yaitu kolom nomor rekening, kolom debit dan kredit.
Dalam menghitung sisi kolom debit maupun kredit (rekapitulasi) menggunakan fungsi DATABASE yaitu DSUM. Kita menggunakan fungsi DSUM karena menjumlahkan data yang memenuhi kriteria.
Untuk mengkopi kebawah menggunakan fungsi Table.
Langkah-langkahnya :
  • Klik Data
  • Pilih Table
  • Mengisi coloum input sell ® diisi dengan nomor rekening yang pertama yaitu sebagai kolom kunci
  • Klik OK

Kolom saldo awal diisi sesuai data yang ada pada neraca awal.
Setelah menghitung atau membuat rekap dan mengisi saldo awal, langkah selanjutnya adalah menghitung saldo akhir. Untuk menghitung saldo akhir menggunakan rumus gabungan fungsi logika IF dengan Or, formulanya adalah sebagai berikut :

=IF(OR(logical test), value IF true, value IF false)

Laporan KeuanganLaporan keuangan ini meliputi laporan rugi laba, perubahan modal dan neraca. Dalam membuat laporan keuangan ini perhitungannya mengacu pada neraca saldo yang telah disesuaikan.

Minggu, 27 Desember 2009

Perusahaan dan Laporan Keuangan

Perusahaan
Pengertian PerusahaanSecaraYuridis perusahaan merupakan Perbuatan atau kegiatan yang bersifat terus menerus, terang-terangan (legal), menyediakan barang/jasa, bertujuan laba.
Secara Ekonomik perusahaan merupakan kegiatan memproduksi barang/jasa untuk meningkatkan utilitas barang/jasa.
Secara Konseptual perusahaan merupakan rekaan atau fiksi hukum yang berfungsi
sebagai pusat pengikat hubungan kontrak antara berbagai pihak yang berkepentingan.
Jenis Perusahaan
Perusahaan Jasa
Menurut Suwarjono Karakteristik Perusahaan Jasa adalah sebagai berikut:
  • Ketakberwujudan (intangibility)
  • Ketakterpisahan (inseparatibility)
  • Keanekaragaman (heterogeneity)
  • Keterlenyapan (perishability)
Perusahaan Dagang
Perusahaan yang kegiatan utamanya adalah membeli dan menjual barang tanpa mengolah barang tersebut lebih lanjut
Rantai perusahaan Dagang
  • Agen tunggal
  • Distributor
  • Grosir
  • Pengecer
Perusahaan Industri
Perusahaan yang mengolah mengkonversi bahan baku menjadi produk melalui proses produksi
Komponen pada perusahaan Industri:
Mengapa jenis dan bentuk perusahaan penting bagi akuntansi?
  • Dalam akuntansi jenis perusahaan penting karena untuk menentukan isi dan rincian laporan keuangan terutama laporan laba rugi
  • Dalam akuntansi bentuk perusahaan penting karena untuk menentukan isi dan rincian laporan keuangan terutama seksi ekuitas

Laporan Keuangan
Pengertian
Media komunikasi dan pertanggungjawaban antara perushaan dan para pemiliknya atau pihak lainnya.
Laporan Keuangan terdiri dari:

Fungsi - Fungsi Finansial dalam Program Excel

Pendahuluan
Dalam program excel ada beberapa fungsi finansial. Fungsi-fungsi finansial tersebut digunakan untuk mengoperasikan masalah-masalah keuangan yang berupa penyusutan, pengambilan keputusan dan penghitungan besarnya angsuran dari suatu pinjaman.
Fungsi fungsi finansial tersebut antara lain; SLN, SYD, DB, DDB, NPR, IRR, PV, FV, IPMT, MIRR, NPER, PPMT, NPV, RATE dan sebagainya. Dalam buku ini hanya akan dibahas mengenai penghitungan besarnya beben penyusutan, besarnya angsuran, besarnya nilai tunai, besarnya nilai kemudian atau nilai akhir suatu pinjaman atau tabungan.
Penyusutan (Depresiasi)Ada beberapa metode yang dapat digunakan untuk menghitung beban penyusutan suatu aktiva tetap. Metode-metode yang sering digunakan oleh perusahaan adalah :
1. Straight-line Method (Metode Garis Lurus)
2. Sum of Years- Digits Method (Metode Jumlah Angka Tahun)
3. Declining Balance Method (Metode Saldo Menurun)
4. Double Declining Balance Method
Berikut ini akan diberikan penjelasan tentang penggunaan masing-masing metode :
1. Metode Garis Lurus
Metode ini adalah metode depresiasi yang paling sederhana dan banyak digunakan. Dalam cara ini beban depresiasi tiap periode jumlahnya sama (kecuali kalau ada penyesuaian-penyesuaian).
Untuk menghitung besarnya penyusutan, dalam progam excel menggunakan fungsi SLN, adapun formulanya adalah sebagai berikut :
=SLN(Cost, Salvage, Life)
Keterangan :
Cost : Harga Perolehan
Salvage : Nilai Sisa (Residu)
Life : Taksiran umur kegunaan
2. Metode Jumlah Angka Tahun
Besarnya penyusutan tiap tahun untuk metode ini ditentukan dengan menggunakan funsi SYD. Adapun formulanya adalah sebagai berikut :
=SYD(Cost, Salvage, Life, Per)
3. Metode Saldo Menurun
Besarnya penyusutan tiap tahun untuk metode ini ditentukan dengan menggunakan funsi DB. Adapun formulanya adalah sebagai berikut :
=DB(Cost, Salvage, Life, Period)
4. Double Declining Balance Method
Besarnya penyusutan tiap tahun untuk metode ini ditentukan dengan menggunakan fungsi DDB. Adapun formulanya adalah sebagai berikut :
=DDB(Cost, Salvage, Life, Period)
AngsuranUntuk menghitung besarnya angsuran suatu pinjaman, fungsi finasial yang digunakan adalah PMT. Adapun formulanya adalah sebagai berikut:
=PMT(Rate,Nper, PV)
Keterangan :
Rate : Bunga Pinjaman
Nper : Jangka Waktu Angsuran
PV : Besarnya pinjaman awal
Nilai Tunai
Untuk menghitung besarnya nilai tunai suatu pinjaman atau modal, fungsi finasial yang digunakan adalah PV. Adapun formulanya adalah sebagai berikut:
=PV(Rate,Nper, Pmt,Fv)
Keterangan :
Rate : Bunga Pinjaman
Nper : Jangka Waktu Angsuran
Pmt : Besarnya Angsuran
Fv : Nilai Kemudian, dalam hal ini diabaikan
Nilai Kemudian/Akhir
Untuk menghitung besarnya nilai akhir suatu pinjaman atau modal, fungsi finasial yang digunakan adalah FV. Adapun formulanya adalah sebagai berikut:
=FV(Rate,Nper, Pmt,Pv)
Keterangan :
Rate : Bunga Pinjaman
Nper : Jangka Waktu Angsuran
Pmt : Besarnya Angsuran
Pv : Nilai Sekarang, dalam hal ini diabaikan

Kamis, 24 Desember 2009

Memahami Kas

Pengertian Kas
Kas dalam akuntansi berarti uang tunai (uang kertas atau logam), chek, poswesel, simpanan di bank dan hal-hal lain yang dapat disamakan dengan uang.
Kas disajikan dalam Neraca yang dibagi menjadi dua rekening:
  1. Rekening Kas yang menunjukkan saldo kas yang ada di perusahaan
  2. Rekening Bank yang menunjukkan saldo kas yang disimpan di bank dalam bentuk rekening-rekening giro
Rekonsiliasi rekening Bank
Rekonsiliasi adalah menentukan hal-hal yang menimbulkan adanya perbedaan antara saldo yang nampak dalam laporan bank dengan saldo yang nampakdalam catatan pemegang giro
Contoh transaksi yang sudah dicatat oleh pemegang giro tetapi belum dicatat oleh bank:
  • Cek dalam peredaran, adalah cek yang di tarik oleh pemegang giro tetapi oleh sipenerima cek belum diuangkan di bank yang bersangkutan
  • Setoran dalam perjalanan, yaitu setoran yang telah dilakukan dan dicatat pemegang giro tetapi belum tercantum dalam laporan bank. Ini disebabkan karena setoran dilakukan akhir bulan dan belum sempat dicatat dalam pembukuan bank.
Contoh transaksi yang nampak dalam laporan bank tetapi belum dicatat dalam pembukuan pemegang giro:
  • Biaya Administrasi. Biaya ini baru di ketahui pemegang giro setelah menerima laporan bank
  • Cek kosong. Biasanya pemegang giro menunda pencatatan adanya cek kosong sampai ada laporan dari bank
  • Biaya penagihan Bank. Bank biasanya membebani pemegang giro dengan biaya penagihan atas wesel yang diserahkan pada bank untuk ditagih. Sifatnya sama dengan biaya administrasi
    Dikutip dari http://muchsini79.blogspot.com/2010/01/konsep-dasar-utang-kewajiban.html