Pada tanggal 01 Juni
2013 Management Trainee Intake S1 melakukan Observasi Terstruktur (OT)
di Kantor Pos Bandung. Kantor Pos Bandung terletak di Jl. Asia Afrika No. 49
Bandung. Didirikan tahun 1863, dan membawahi 57 KPC. Terdiri dari 30 kecamatan
dan 151 kelurahan, memiliki 378 pegawai diantaranya 117 tenaga kerja outsourcing.
OT minggu ini dilaksanakan agar siswa mengamati dan lebih memahami tentang Pos
Internasional dan Bisnis Ritel.
A. POS
INTERNASIONAL
Pada Kantor Pos Bandung hanya
terdapat proses Collecting. Jenis produk
yang ditawarkan antara lain : EMS, Surat Pos dan Paket.
|
| |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Keterangan
gambar bagan alur :
1. Pada saat customer datang membawa barang maka ditanyakan apa
isi barang tersebut.
2. Jika barang tersebut terlarang ataupun termsuk barang
dibatasi, sebelum dikirim perlu disertakan dokumen tambahan, misalnya surat
izin.
3. Customer mengisi form EMS-5 sedangkan petugas loket menimbang
barang tersebut.
4. Seluruh data, alamat pengirim dan penerima, ukuran kiriman, nomor
handphone pengirim, keterangan isi barang, nilai jaminan ganti rugi, dimasukkan
dalam aplikasi I-POS (entri data pada aplikasi I-POS)
5. Setelah entry data maka aplikasi akan otomatis memberikan
tarif kiriman.
6. Customer membayar dan mengambil resi kiriman.
7. Resi kemudian dikumpulkan untuk diserahkan kepada petugas
manifest.
8. Dari petugas manifest kemudian diserhakan ke puri untuk disortir
kasar.
9. Setelah penyrotiran lagsung diangkut ke MPC Bandung untuk
melalui proses P-T-D.
10. Saat penutupan loket, petugas loket membuat neraca loket
kemudian diserahkan ke manager pelayanan, untuk dilakukan pemerikasaan segitiga.
Adapun
barang-barang yang tidak diperbolehkan dikirim melalui udara dapat digambarkan
sebagai berikut :
B. Bisnis
Ritel
1.
Jenis-jenis produk yang tersedia di loket kantor pos khusus produk bisnis ritel
yaitu :
a) Macam-macam
produk filatelli, untuk filatelli bisa diperoleh di outlet filatelli Kantor POS
Bandung :
1. SHP (Sampul Hari
Pertama)
2. Kartu POS
3. Perangko
4. Souvenir Sheet
5. Mini Sheet
6. Kemasan Hobi
7. Sampul Peringatan
8. Perangko Prisma
9. Maximum Card
b) Macam-macam
perangko, untuk perangko bisa diperoleh di outlet perangko Kantor POS Bandung :
1. Defenitif, perangko
yang dijual yang dicetak bisa berulang kali
2. Non Defenitif,
perangko yang hanya sekali bisa dicetak
c)
Macam-macam materai, untuk materai bisa diperoleh di loket 8 Kantor POS Bandung
:
1. Materai 3000
2. Materai 6000
2.
a). Alur proses penerimaan
Dalam proses ini penerimaan dilakukan
oleh Manajer Keuangan yang berfungsi sebagai penanggung jawab serta pengelola
Benda POS dan Materai (BPM). Untuk Benda POS dan Materai yang diterima dari kantor
POS Pusat maupun kantor Pos lainnya akan dibukukan atau dicatat dalam G-15 (buku
rekapan dari persediaan dan penjualan ritel), sedangkan penerimaan di bagian
loket dianggap sebagai panjar kerja loket.
b). Pertanggungan
Pertanggungan Benda POS dan Materai
(BPM) akan dicatat dan dibuatkan neraca loket, yang akan dilaporkan ke bagian
keuangan untuk dientry data penjualan pada hari itu dengan menunjukkan neraca
loket dan G-15 untuk dibandingkan setelah itu diinput di SIM Ritel untuk hasil
penjualan perhari. Untuk laporan bulanan akan divalidasi oleh pihak akuntansi
dengan cara mencocokan antara data yang ada pada sistem dengan data fisik.
c). Penjualan
Setiap hasil penjualan dicocokkan
dengan G-15 untuk diinputkan ke SIM Ritel, dengan cara mencari nama barang/kode
barang lalu dikurangi jumlah barang yang ada lalu proses. Kegiatan penjualan
diloket dilakukan oleh loket khusus BPM yang dimulai dari pukul 07.00 – 19.00
WIB.
Di
kantor pusat Bandung sendiri ada 21 loket, dengan pengaturan loket sebagai berikut
:
1. Loket
1 :
diperuntukkan untuk nasabah Bank Mandiri Syariah, seperti yang
diketahui Bank
Mandiri dan PT POS INDONESIA memiliki hubungan kerja sama
2. Loket
2 - 5 : diperuntukan untuk melayani
pelanggan khusus pensiunan
3. Loket
6 – 9 : diperuntukan untuk
pembayaran pajak
4. Loket
10 – 13 : diperuntukan untuk
penyaluran dana
5. Loket
14 – 21 : loket terpadu, yang
melayani jasa kurir dari PT POS INDONESIA dan Non SOPP
Dengan
demikian, layanan di loket terdiri dari layanan Bank Mandiri Syariah,
pembayaran pensiunan, pembayaran pajak, penyaluran dana, dan layanan lini
produk jasa kurir sesuai KD 38/0412 misalnya POS EXPRESS, SKH, EMS dan lainnya.
Kantor
Pos Bandung juga mengelola bisnis ritel dan yang bertanggung jawab sepenuhnya
terhadap proses penerimaan, panjar titipan, penjualan adalah bagian keuangan
sendiri. Proses penerimaan benda-benda ritel sendiri dapat berasal dari kantor
pos pusat dan kantor pos cabang. Sedangkan panjar titipan merupakan
perpanjangan tangan dari bendaharawan, yang diserahkan sepenuhnya kepada setiap
loket untuk dijual ke para customer. Besar panjar yang diberikan kepada
masing-masing loket, tergantung besarnya kebutuhan dan hasil-hasil penjualan
sebelumnya.
Seluruh
aktifitas penjualan dicatat dalam G15 dan secara komputerisasi dimasukan dalam
aplikasi SIMRITEL. Hasil penjualan ini dilaporkan perhari dan dilakukan
rekapitulasi secara bulanan dengan mencocokan G15, SIMRITEL, dan kondidi fisik
produk ritel sendiri yang masih tersisa. Hasil penjualan akan dimiliki
sepenuhnya bagi kantor pos khusus untuk produk berjenis perangko. Sedangkan
untuk bisnis materai dan konsinyasi, kas yang masuk ke kantor pos adalah berupa
komisi dari Dirjen Pajak dan Pihak ketiga yang bertalian dengan kantor pos
sendiri.
SIMRITEL
sendiri merupakan aplikasi yang telah terintegrasi di seluruh kantor pos,
sehingga memudahkan dalam proses penerimaan dan permintaan barang. Misalnya,
jika salah satu kantor pos kekurangan perangko, maka pemenuhan itu bisa
dilakukan dengan melengkapi form pada menu permintaan di aplikasi SIMRITEL.
Dalam menu permintaan tersebut, kantor pos yang mengajukan permintaan wajib
mencantumkan apa dan berapa banyak item yang dibutuhkan kepada kantor pos tujuan.
Setelah itu, sistem secara otomatis akan mengirim ke kantor pos yang dituju untuk
meminta persetujuan.
Sampul Peringatan
Kartu POS





